Gede on Water

No life without water, menapak jejak air, mengalir sampai jauh.

Kamis, Agustus 04, 2011

ZAMZAM Bukan ZAMP

ZAMZAM BUKAN ZAMP

Ir. Bambang Pranggono menulis buku yang berisi sekumpulan artikel berkategori dengan judul Mukjizat Sains dalam Al Qur’an, Menggali Inspirasi Ilmiah. Yang menarik dan berkaitan dengan beberapa artikel terakhir yang dirilis di sini, yaitu tentang ZAMP (Zone Air Minum Prima) dan sistem penyediaan air minum kota (municipals water supply system). Di halaman 192 arsitek dan dosen Unisba ini menulis sbb:

”Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas. Rasulullah Saw bersabda, “Zamzam lima syuriba lahu : Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya.” Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah. Pantaslah air Zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s”.

Alinea sebelumnya berbunyi, “Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5%, darah 82%, tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih gallon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusuk kepada Allah agar anak yang meminumnya saleh, sehat, cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari”.

Poin yang dapat diambil adalah perihal mendoakan air, secara ikhlas, untuk kemanfaatan peminumnya. Dengan kata lain, apabila direksi PDAM adalah orang saleh, insan-insan PDAM juga saleh dan ikhlas mendoakan air yang diolahnya agar bermanfaat untuk kesehatan, kesalehan dan kecerdasan peminumnya (pelanggannya) maka efeknya akan luar biasa. Sebaliknya, kalau insan PDAM dan pemangku tugas (stakeholders) PDAM tidak ikhlas, tidak berdoa dan mendoakan air olahannya, maka dampak negatiflah yang muncul. Yang terbaik adalah para pelanggan berdoa dan mendoakan airnya, para direksi dan insan PDAM juga berdoa dan mendoakan airnya, baik untuk pelanggan maupun untuk diri dan keluarganya. Hal ini dikuatkan oleh hasil penelitian Dr. Masaru Emoto tentang perilaku air.

Siapa tahu (Allah yang Mahatahu), dengan mendoakan air di dalam ZAMP maka manfaat dan efeknya mendekati atau bahkan sama dengan ZAMZAM. Pada saat yang sama, kalau insan PDAM dan direksinya tidak ikhlas dalam mengelola PDAM, maka hasilnya akan buruk dan keburukannya itu kembali kepada dirinya. Perilaku demikian akan langsung merusak suasana spiritual sehingga dicap sebagai direksi atau insan PDAM yang belum melakukan zikir air, padahal bekerja di perusahaan air. Juga termasuk orang yang tidak respek dalam memperlakukan air, pipa sering bocor tetapi tidak segera diperbaiki sehingga airnya mubazir, dan bahkan dicemari.

Akankah ZAMP berubah menjadi “ZAMZAM”? Atau..., akankah air di dalam sistem PAM kota membentuk kristal heksagonal yang indah? Kalau betul-betul menjadi kristal segienam yang indah, berarti direksi dan insan PDAM, juga bupati-walikota, dan anggota DPRD setempat sudah sering berdoa dan berzikir kepada Allah. Mudah-mudahan demikian. Aamiin. *

---------------------------------------------------------

Mudah2an saja penelitian Pak Masaru Emoto itu ada yang meneruskan dan meliputi air minum selain mata air dan air embun. Kalau dinilai dari kualitasnya, logikanya air filtrat RO bisa memenuhi karakteristik air dari mata air dan air embun, sama persis dengan air yang diperoleh lewat teknologi distillasi surya (solar distillation) dan MSF (multistage flash evaporator atau distillasi (penguap) sekejap multitahap) shg strukturnya bisa juga menjadi heksagon.

Semoga juga air kotor atau air buangan atau air limbah tidak menampakkan wajah setan atau iblis. Kita berharap direksi PDAM, khususnya direktur yang mengurusi sektor air kotor (air limbah, air buangan, domestic wastewater) rajin berdoa dan mendoakan air olahannya agar polusinya ringan-ringan saja, tidak berat, tidak pekat. Begitu pula karyawannya, selain terus berdoa, juga berusaha mengoperasikan dan merawat IPAL-nya agar tinggi efisiensinya shg alam masih mampu mengasimilasi polutannya, mampu bebersih diri (self-cleansing) atau swabersih.

Adapun ZAMP, moga2 nanti tidak hanya berupa “zona yang sempit” tetapi dapat berkembang menjadi Zaman Air Minum PDAM yang berarti mayoritas air minum di masyarakat sudah layak diminum dan berasal dari pasokan PDAM. Syukur-syukur kalau bisa berkualitas seperti air ZAMZAM, seiring dengan intensitas doa yang terus mengalir dari direksi, insan PDAM, pelanggan, dan pemangku tugas lainnya.