Gede on Water

No life without water, menapak jejak air, mengalir sampai jauh.

Minggu, Maret 07, 2010

Hari Air Dunia, Perpamsi, MAM

Maret adalah bulan air [adakah air di bulan? :)]. Tak kurang dari 75% tubuh manusia terdiri atas air. Ini ditegaskan dalam QS. Al Anbiyya: 30, “Dan dari airlah Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.” Ada 63 kali Allah menyebut kata air dan yang ada kaitannya dengan air seperti hujan di dalam Qur’an. Konstitusi kita pun, UUD 1945, pasal 33 ayat 3 bicara tentang air: “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.”

Tak diperdebatkan lagi, air berperan penting dalam kehidupan makhluk. Tak satu makhluk pun dapat hidup tanpa air. Walau demikian, manusia banyak melakukan kerusakan di Bumi yang bertentangan dengan QS. Al A'raaf: 56 dan Al Baqarah: 22.

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka Bumi sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdo'alah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (Al A'raaf: 56)

“Dialah yang menjadikan Bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rizki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” (Al Baqarah: 22)

Juga disitir di dalam QS. Ar Ruum ayat 41: telah tampak kerusakan (lingkungan) di darat dan di laut karena ulah manusia.


***

Bencana akibat kerusakan lingkungan terus terjadi, silih berganti. Tahun lalu di Situ Gintung, Tangerang, kini di Pasirjambu, Ciwidey, Kab. Bandung. Di Kota Bandung misalnya, hanya dengan curah hujan yang sedang saja, banjir sering terjadi meskipun berupa banjir Cileuncang atau genangan. Di Bandung Selatan lebih parah lagi, luapan Sungai Citarum terjadi selama musim hujan, terus-menerus. Sampah juga begitu, menjadi sumber masalah. Bencana longsor sampah di Tempat Pembuangan Akhir di Leuwigajah dengan korban meninggal ratusan orang menjadi catatan buruk persampahan di Indonesia. Oleh sebab itu, sampah di Bandung diharapkan tidak akan menimbulkan bencana baru lagi, misalnya dengan dibakar di PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah). Teknologi yang berpotensi mencemari lingkungan udara dan air hendaknya dikaji tidak hanya dari sudut kemampuan teknologinya tetapi juga dari sisi kesiapan sumber daya manusianya.

***

Dengan akal, dapatlah dihitung luas Bumi ini, yaitu kira-kira 510 juta km2, terdiri atas 148,5 juta km2 (29,12%) daratan dan 361,5 juta km2 (70,88%) lautan. Di darat ada gunung-gunung bagai pasak/paku Bumi, ladang pengembalaan-padang rumput dan padang pasir seluas 62,10 juta km2. Kutub Utara dan Selatan seluas 12,5 juta km2. Daratan Bumi yang sudah dibudidayakan manusia baru sekitar 9,0% tetapi sudah dapat menghidupi manusia sejak Adam - Hawa hingga sekarang (6,6 miliar orang). Bumi ini pun dihuni oleh hewan dan tumbuhan serta binatang renik.

Jumlah air di Bumi dan di langit pertamanya sekitar 1,4 miliar km3 yang terdistribusi sbb: di laut 97,75%, di Kutub Selatan & Utara dan di puncak gunung yang tinggi sebanyak 1,75%, di daratan 0,40% dan di awan 0,10%. Air yang di darat dan di awan itu sudah menumbuhkan pohon berkayu yang berdiameter 15 cm atau lebih sebanyak 250.689.344.539.909 pohon (UNDP, Juni 2008). Namun pada hari ini jumlah tersebut telah berkurang karena ditebangi manusia dan tumbang karena longsor dan banjir. (Suroso Imam Zadjuli, Prof. Dr., seminar Hari Air Dunia, 09)

***

Selamat menyambut Hari Air Dunia, World Water Day, 22 Maret 2010. Peran besar yang dilakoni PDAM patut diapresiasi di tengah kesulitan yang membelit sejumlah PDAM. Oleh sebab itu, Perpamsi diharapkan mampu menyebarkan ide penyegaran perusahaan ke berbagai PDAM, terutama yang kecil-kecil yang kesulitan SDM, dana, dan sedikit pelanggannya. Salah satu caranya ialah dengan meluaskan media komunikasi majalah profesi, yaitu Majalah Air Minum. Lewat MAM inilah sebaran ilmu dan teknologi, juga ide pengelolaan perusahaan daerah dapat dibagikan dan dibaca oleh semua insan PDAM, mulai dari direksi hingga karyawannya, termasuk bupati, walikota dan anggota DPRD yang memang faktanya, pejabat eksekutif-legislatif ini banyak yang belum paham soal kelola & investasi di sektor air minum sehingga menyulitkan pengembangan PDAM. Jaringan komunikasi lewat MAM yang kini berusia 35 tahun perlu dimanfaatkan oleh Perpamsi, PDAM, supplier, dan... pelanggan PDAM. Untuk poin terakhir, yaitu interaksi sinergis dengan pelanggan... perlu diperluas.

Salam untuk para sahabat di PDAM, Perpamsi Pusat dan Daerah dan pengurus MAM. Selamat milad, ulang tahun untuk MAM, dan selamat Hari Air Dunia. *

2 Comments:

At 2:47 PM, Blogger LASKAR AIR said...

Salam Kenal,..
Selamat Hari Air Dunia 2010

Kita mesti mendorong Pemda agar mau melaksanakan serangkaian kegiatan guna memperingati HAD. Paling tidak, sebar-sebarkan brosur, Pamflet atau memasang Baliho, sebelum kelangkaaan air semakin parah dirasakan masyarakatnya.
Kunjungi LSM AIR, LINGKUNGAN DAN MANUSIA (LSM ALIM)KEPRI di blog : laskarair.blogspot.com atau kherjuli.wordpress.com

Salam Air

Kherjuli

 
At 2:17 PM, Blogger Gede said...

'Met Hari Air Dunia... juga. Moga pemkab, pemkot, pemprov mau merespons. Salam.

 

Posting Komentar

<< Home